Posted by: shidiemusa92 | May 12, 2010

Musibah Dalam Bercinta


Sebenarnya, tiap kali kita di rundum masalah, itu merupakan masalah untuk kita kembali mengingati Allah Yang Maha Esa. Benarlah kata orang tua-tua, musibah di turunkan pada kita bertujuan untuk menyedarkan kita.

Kita ini hamba Allah, dicipta sempurna untuk beribadah kepadanya. Musibah adalah cara Allah menegur kealpaan kita.

Itu kalau kita sedar. Kalau kita tak sedar-sedar musibah tu di turunkan untuk menyeru kita kembali menyembah Yang Maha Esa, tak ke bertambah-tambah berat nanti musibah ke atas kita pada masa-masa akan datang?

Bersangka baiklah dengan musibah. Musibah dalam bercinta biasanya berpunca dari sangkaan-sangkaan buruk, pembohongan, sikap tidak jujur atau sikap suka ‘bohong sunat” yang akhirnya memakan diri.

Sikap negatif dalam perhubungan cinta biasanya di dorong oleh hati yang tidak takut pada kebesaran Allah dan kekuasaannya. Cinta sesama manusia akan jadi lebih mekar bila ia ditunjangi agama, berpaksikan sikap saling memberi antara satu sama lain.

Dari bercinta-cinta, baiklah berumah tangga. Biar ada ‘ending’nya. Upgrade cinta ke next level – cinta dalam kehidupan berumahtangga.

Musibah dalam bercinta kita tidak dapat elak. Kita cuma boleh hadapi dengan tenang, kawal dan fokus kepada usaha menyelesaikannya. Kala bercinta, emosi cukup sensitif. Terutama sikap cemburu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: